PALU – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Tengah periode 2023–2028, Habib Sayyid Ali bin Muhammad Aljufri, mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi pasca penangkapan delapan terduga teroris di wilayah Sulawesi Tengah.
Dalam pernyataannya, Habib Sayyid Ali menegaskan bahwa menjaga keamanan daerah merupakan tanggung jawab bersama. Ia meminta masyarakat menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.
“Langkah yang dilakukan merupakan bagian dari upaya melindungi Sulawesi Tengah dari penyebaran paham radikal-teror yang dapat mengganggu persatuan dan kedamaian masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, serta tidak mudah terpancing informasi yang belum tentu benar.
Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror melakukan penangkapan terhadap delapan terduga teroris di wilayah Kabupaten Poso dan Parigi Moutong. Operasi tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap jaringan yang diduga masih memiliki keterkaitan dengan paham radikal di Sulawesi Tengah.

0Komentar