Operasi pemberantasan jaringan terorisme kembali dilakukan Tim Densus 88 Anti Teror di wilayah Sulawesi Tengah. Dalam operasi yang berlangsung di Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Poso, aparat berhasil mengamankan delapan orang terduga teroris yang diduga merupakan bagian dari sel tidur kelompok radikal di wilayah Indonesia Timur.
Kelompok ini diduga selama ini bergerak secara diam-diam di tengah masyarakat dengan menyamarkan aktivitas mereka melalui pekerjaan sehari-hari agar tidak menimbulkan kecurigaan warga.
Salah satu terduga yang diamankan diketahui berinisial A-C, warga Desa Tomoli Utara, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong. Di lingkungan sekitar, A-C dikenal sebagai penjual buah yang beraktivitas seperti warga biasa.
Namun aparat menduga aktivitas berjualan buah tersebut hanya dijadikan kamuflase untuk menutupi keterlibatannya dalam aktivitas terorisme.
Dari hasil pengembangan penyelidikan, rumah milik A-C diduga menjadi tempat persinggahan anggota kelompok radikal. Lokasi itu juga diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan senjata api, bahan peledak, hingga lokasi pembuatan bom rakitan.
Rumah tersebut bahkan disebut pernah menjadi lokasi persembunyian sejumlah DPO teroris Poso yang selama ini diburu aparat keamanan.
Selain itu, A-C diduga memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas kelompok tersebut di kawasan Indonesia Timur. Ia disebut mengatur pertemuan kelompok JAD Sulawesi Tengah yang dinilai masih istiqomah atau berpegang teguh terhadap ajaran perjuangan kelompok ISIS.
Aparat menilai keberadaan sel tidur seperti ini sangat berbahaya karena para anggotanya hidup membaur dengan masyarakat dan menjalankan aktivitas normal untuk menghindari pantauan aparat.
Keberhasilan Densus 88 mengungkap jaringan ini menjadi bagian penting dalam upaya memutus rantai pergerakan kelompok radikal di Sulawesi Tengah yang selama bertahun-tahun menjadikan wilayah Poso sebagai basis persembunyian.
Hingga kini aparat masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain maupun pihak yang turut membantu aktivitas kelompok tersebut.

0Komentar